Semula ini hanya dokumentasi pribadi, untuk memudahkan jika ingin mengulangi hasil kerajinan yang sudah pernah dikerjakan. Tidak ada salahnya berbagi dengan orang lain, untuk menambah teman dan sahabat. Mudah-mudahan bisa berguna bagi orang lain.

Senin, 09 April 2012

Bunga bunga satin

p
Penggemar craft menyebutnya 'Kanzashi flower'. Memang kerajinan ini berasal dari Jepang. Semula digunakan untuk hiasan sanggul wanita Jepang. Bunga-bunga satin inipun dibuat dengan alat sederhana buatan Jepang. Bunga-bunga dari kain satin, diberi peniti, jadilah bros-bros cantik. Berukuran 5 cm dan 7 cm, cantik untuk hiasan di baju ataupun kerudung. Bisa juga untuk hiasan jepit rambut atau bando. 

From Pekalongan with love

Senangnya mendapat kiriman kain batik Pekalongan dari sahabat yang tinggal di Pekalongan. Batik tulis dan batik printing. Tapi terlalu sayang untuk memotong batik tulis, cuma berani motong yang printing. Sementara batik printing dulu ya....

Selasa, 13 Desember 2011

sajadah grey n black

Susah juga ketika harus membuat sajadah untuk pria. Sebagian besar kain katun yang saya temukan di pasar bermotif bunga-bunga, kalaupun motifnya bukan bunga-bunga, warnanya biasanya manis-manis. Untunglah ketemu kain hitam dan abu-abu dengan motif sederhana. Tapi terlalu sederhana jika hanya menggabungkan dua motif saja, tambahlah bahan polos hitam dan abu-abu juga. Supaya tidak membosankan, untuk kain polos hitam dan abu-abu digunakan kain satin. Memang agak sukar menangani kain satin yang licin dan tidak stabil. Dengan bantuan kain vislin, kain katun dan satin menghasilkan paduan yang manis.

Minggu, 27 November 2011

Sajadah biru hijau

Setelah sekian lama, akhirnya selesai juga satu sajadah. Kali ini untuk orang dewasa. Kalau sajadah anak banyak menerapkan applique, kali ini patchwork. Blok-blok kecil disambung2 untuk membentuk bingkai. Di bagian tengah dibiarkan polos, hanya ada sambungan berbentuk pintu masjid. Di bagian tengah yang polos itu, kemudian diisi dengan handquilting.

Minggu, 13 November 2011

Mukena lagi

Dua minggu terakhir, anak-anakku membawa bolak-balik mukenanya ke sekolah dan ke rumah. Padahal lumayan gendut gembolannya, karena lengkap dengan sajadah. Waktu ditanya, jawabnya, "Mukena yang di rumah sudah kependekan". Hmmmm..... baiklah, berarti mama harus buat yang baru. Kalo sudah ada yang baru, yang lama simpan di sekolah aja ya, ngga usah dibawa bolak-balik. Buatlah 2 stel mukena baru. Dasar putih, dengan kerutan bahan berwarna di pinggirannya. Lumayan ngisi waktu. Setelah selesai dua-duanya, "Ma, sajadahnya mana? Bikinin juga dong". Baiklah, 2 minggu lagi ya nak.

Rabu, 09 November 2011

Pesanan VVIP


 aaaah, sudah lama tidak membuat karya kerajinan. Beberapa weekend harus keluar kota, ditambah beberapa pesanan khusus dari VVIP, anak-anakku. Ada-ada saja acara sekolah. Bikin kegiatan, dan anak-anak harus berpakaian dengan dress code tertentu. Minggu lalu anak-anak diminta memakai baju bernuansa orange. Minggu depan diminta pakai pakaian ala pahlawan nasional untuk memperingati hari pahlawan. Mau beli? bajunya harus warna tertentu, harus tangan panjang, harus sesuai ukurannya, harus ditambah kerudung pula. Hmmmmmm, makan waktu juga kalau nyari di toko, belum tentu dapat sesuai keinginan. Jalan pintasnya, jahit sendiri.

Setelah semua selesai, si adik nyolek, "Ma, kok aku ngga pernah dibikinin baju? Kakak terus?". Iya, ya. Abis adik lagi pilih-pilih banget make baju, baju-baju yang pernah dibuatin ngga dipake. Oke, Mama punya bahan bergambar Helo Kity, mau rok atau celana main? "Rok aja, yang panjang". Siiiip deh.